Tips Memilih Laptop Gaming Dengan Performa Tinggi

Tips Memilih Laptop Gaming Dengan Performa Tinggi

Ketika ingin membeli laptop gaming baru, pasti ada aspek yang harus diperhatikan saat menentukan pilihan. Salah satu laptop gaming yang sedang trending yaitu laptop gaming acer nitro 5 yang pastinya sangat rekomended bagi anda para gamer. Fitur yang menarik dan spesifikasi mendukung untuk bermain game ada pada laptop ini. 

Bila memainkan game ringan tentunya laptop dengan spesifikasi standar pun cukup. Namun jika untuk game berat kita pasti membutuhkan laptop dengan spesifikasi tinggi. Bagi yang penggemar game, ada beberapa tips memilih laptop yang tangguh untuk para gamers. 

Laptop dengan spesifikasi yang baik tentulah sangat diperlukan bagi mereka yang hobi sekali dengan game. Karena, gamer bisa melakukan berbagai macam game tanpa hambatan apapun. Berikut ini ada beberapa tip yang bisa Anda jadikan acuan untuk memilih laptop gaming.

Perhatikan seri chipset VGA
Dalam memilih laptop gaming, yang perlu diperhatikan seri chipset, bukan hanya besar memorinya saja. Karena VRAM hanya berperan penting pada proses desain grafis, tidak pada game.

VGA atau kartu grafis ini sangat penting untuk kenyamanan dan kepuasan bermain game. Karena, dengan VGA yang berkualitas bagus, tampilan game akan terlihat sangat memuaskan. Bagi kamu yang hobi game, cobalah untuk menggunakan Nvidia GTX series seperti GTX980, GTX970, GTX960 ataupun GTX950. Jika lebih memilih menggunakan AMD, disarankan untuk menggunakan R9 series.

Prosesor juga penting
Sebagai otak dari PC atau laptop, prosesor tentulah sangat berperan penting untuk performa sebuah laptop. Dimana jika membutuhkan performa laptop yang bagus dan prima, diharuskan menggunakan prosesor dengan kualitas yang baik juga. Agar bisa lebih nyaman menikmati permainan game yang berat dengan durasi yang cukup panjang, gunakanlah prosesor intel. Karena prosesor ini selain tidak cepat panas juga cukup bisa menghemat daya.

Pilihlah prosesor dengan label HQ ataupun MQ. Jangan memilih prosesor dengan label U. Karena label U hanya digunakan untuk keperluan ringan. Disarankan untuk menggunakan intel core i7 atau minimal intel core i5. Sedangkan untuk AMD bisa menggunakan FX series atau A10.

Perhatikan besar RAM
Dengan RAM yang besar tentunya semakin lancar proses multi tasking yang dapat dilakukan sebuah laptop. Perhatikanlah besaran RAM, bukan clock speed-nya.

Pastikan laptop Anda dapat diupgrade
Memang tidak semua komponen laptop bisa diupgrade, tapi beberapa komponen bisa diupgrade untuk meningkatkan performa laptop tersebut, seperti RAM dan Hard Disk.

Ukuran dan resolusi Layar Laptop
Untuk memaksimalkan pengalaman dalam bermain game, pengguna dapat memilih laptop dengan layar lebih besar. Dengan layar lebih besar serta resolusi yang tinggi detail game grafis cantik tidak akan terlewatkan.

Perhatikan Port
Untuk menambah pengalaman dalam gaming, gamers kerap menggunakan aksesori lain seperti keyboard, mouse, ataupun joystick, maka Anda akan butuh port USB yang cukup. Jika ingin pengalaman yang lebih, Anda juga dapat menghubungkan perangkat laptop ke layar monitor atau TV yang lebih besar lewat koneksi kabel HDMI.

Baterai
Ada beberapa game yang membutuhkan daya kuat karena kinerjanya cukup berat. Sehingga dibutuhkan juga baterai dengan daya tahan yang cukup lama. Umumnya, baterai hanya bertahan sekitar 2 jam pada saat digunakan untuk bermain game. Maka dari itu, pilihlah daya tahan baterai yang cukup besar. Selain itu, pilih juga jenis baterai yang non remivable. Karena bisa dicopot dan diganti dengan yang baru jika terjadi kerusakan.

Tips Hilangkan Bekas Jerawat

Tips Hilangkan Bekas Jerawat

Memiliki bekas jerawat di wajah tentu akan mengganggu penampilan.

Jerawat telah lama menjadi masalah nomor satu yang meresahkan banyak orang yang peka terhadap kecantikan dan kesehatan kulit.

Selain memperburuk penampilan, munculnya jerawat di wajah tentu merusak rasa percaya diri.

Bahkan, setelah jerawat menghilang pun masih timbul masalah berupa lekukan di kulit yang umumnya dikenal dengan sebutan bopeng.

"Bopeng merupakan jenis bekas luka yang terlihat dari wajah akibat peradangan dan jerawat kistik," ucap Dr. Estee Williams, pakar dermatologi.

Menurut Williams, bopeng biasanya berupa lekukan dangkal di kulit seperti kawah.

Ada juga ice-pick alias  bekas jerawat yang sempit dan cukup dalam, serta terlihat seperti tusuk gigi yang ditusukkan dalam kulit.

Ini biasanya berkembang ketika suatu penyakit mempengaruhi dermis kulit. Tapi, ini tidak selalu disebabkan karena aksi memencet jerawat.

Faktor seperti merokok, warna kulit dan DNA yang juga mempengaruhi terjadinya kondisi itu.

William juga mengatakan, peradangan parah atau munculnya bekas jerawat bisa terjadi karena luka setelah memencet, atau pun membiarkan jerawat sembuh dengan sendirinya.

Lalu, bagaimana kita mengatasinya?

Sayangnya, tidak ada produk topikal untuk mengatasi jaringan parut atau bekas jerawat.

Tapi, kita bisa melakukan tindakan untuk mengurangi kemungkinan bekas jerawat berkembang.

Ada beberapa produk yang dapat membantu meminimalkan bekas luka.

Williams mengatakan, bekas luka karena jerawat bisa diatasi dengan exofiliate dan meningkatkan produksi kolagen.

Kita juga bisa menggunakan obat berupa Tazaroten atau Retin A. Tapi, obat-obatan itu tidak begitu efektif dibandingkan perawatan yang diberikan dengan resep dari dokter kulit.

"Saya sangat proaktif ketika merawat pasien jerawat karena jerawat yang tidak diobati dapat meninggalkan bekas luka permanen dan tanda merah," ucap William.

Sebagian besar jerawat memang bisa diatasi dengan obat khusus. Tapi, mengombinasikan perawatan dan obat medis akan memberi manfaat yang lebih efektif.

William mengatakan, ia biasanya menerapkan perawatan chemical peeling dan intens pulse light (IPL).

Chemical peeling merupakan teknik yang digunakan untuk memperbaiki dan menghaluskan tekstur kulit.

Sementara itu, perawatan IPL adalah terapi perawatan kulit yang memanfaatkan cahaya lampu xenon dalam intensitas yang tinggi untuk meremajakan jaringan kulit.

Penyembuah jerawat dengan chemical peeling, kata William, lebih efektif karena dapat meredakan jerawat, tetapi juga mengurangi kemerahan pada bekas jerawat lama.

Namun, cara terbaik untuk mengatasi bekas jerawat adalah beronsultasi dengan ahli dermatologi, demi mendapatkan perawatan dan pengobatan terbaik.

5 Hal yang Bisa Dihemat Saat Keluar Negeri

5 Hal yang Bisa Dihemat Saat Keluar Negeri

Melakukan perjalanan keluar negeri sudah menjadi impian banyak orang. Namun biaya yang cukup menguras kantong. Tapi tenang ada beberapa hal yang bisa kamu hemat ketika keluar negeri.

Namun, ada sejumlah hal yang sebenarnya bisa Anda hemat pengeluarannya saat liburan ke luar negeri. Dengan menekan biaya pada aspek-aspek tersebut, niscaya Anda bisa liburan dengan tenang dan nyaman.

Dikutip dari Reader's Digest, Selasa (8/1/2019), berikut adalah 5 hal yang bisa Anda hemat pengeluarannya saat berlibur ke luar negeri.

1. Bagasi

Bila Anda menggunakan maskapai berbiaya rendah untuk berlibur, pasti Anda tahu bahwa maskapai mengenakan biaya tambahan untuk bagasi. Hal inilah yang bisa Anda tekan pengeluarannya.

Pastikan mengemas barang dengan ringkas. Agar berat bawaan tidak bertambah saat pulang, manfaatkan layanan laundromat alias mesin cuci koin saat liburan, sebab membawa pakaian kotor cenderung lebih berat ketimbang pakaian bersih.

Pastikan juga ada ruang yang cukup pada koper atau carrier Anda untuk menampung belanjaan atau oleh-oleh.

2. Kartu kredit

Robert Miller, Presiden Direktur biro perjalanan Travel Advicates menyarankan Anda cermat saat membawa kartu kredit untuk berlibur. Pastikan fasilitas pembayaran dengan kartu kredit Anda di luar negeri.

Miller menyatakan pula, tidak pernah salah membawa mata uang lokal setempat dalam jumlah yang cukup. Anda pun bisa menukarkan uang Anda ke dalam mata uang lokal saat sudah sampai di destinasi untuk memperoleh besaran nilai tukar yang menguntungkan.

3. Penginapan

Jika menurut Anda hotel terlalu mahal untuk berlibur, maka pilihlah hostel. Harganya bisa sangat murah ketimbang hotel, baik untuk jenis kamar campuran, kapsul, hingga kamar pribadi, tergantung pada destinasinya.

Untuk Anda yang merupakan petualang sejati, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Airbnb atau jenis akomodasi couchsurfing.

4. Makanan

Menikmati hidangan saat liburan bukan berarti harus merogoh kocek dalam-dalam. Saat berlibur, jangan ragu menikmati kuliner lokal.

Miller menuturkan, jika Anda pergi ke destinasi yang makanannya tak begitu Anda percayai, pergilah ke restoran yang banyak dikunjungi wisatawan. Menurut dia, saat berlibur, tak ada salahnya Anda menikmati pengalaman bersantap yang mendalam, makanan mewah dengan pemandangan indah, dan makanan yang akan menjadi bahan pembicaraan yang baik ketika kembali dari perjalanan.

5. Transportasi

Saat berlibur, gunakanlah moda transportasi umum untuk membantu mobilitas Anda. Moda transportasi umum memungkinkan Anda merasakan sensasi menjadi warga lokal saat berlibur ke luar negeri. 

Namun, Miller menyarankan Anda tidak menggunakan taksi. Sebab, biaya yang dikeluarkan ketika bepergian dengan taksi jauh lebih besar ketimbang menggunakan bus atau kereta. 

6 Hal yang Menurunkan Manfaat Olahraga

6 Hal yang Menurunkan Manfaat Olahraga

Kebanyakan orang berpikir olahraga sudah cukup untuk menjaga kesehatan badan agar tetap fit. 

Namun, di sisi lain ada hal-hal yang ternyata bisa merusak manfaat positif dari olahraga itu sendiri.

Berikut hal-hal yang sebaiknya kamu hindari agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari berolahraga:

1. Tidak cukup tidur

Kamu mungkin mengira tidur bukanlah bagian penting dalam rutinitas olahragamu, namun fakta mengatakan sebaliknya.

Pelatih kepala di David Llyod Clubs, Leo Medley menjelaskan, perubahan tubuh terjadi ketika kita sedang tidur.

Ada dua bentuk tidur, yaitu Rapid Eye Movement (REM) dan non-REM. Tidur REM merupakan bentuk yang lebih ringan, yang terjadi ketika kita "tertidur" dan sebelum bangun tidur. Biasanya berdurasi berkisar 1-2 jam.

Sementara tidur non-REM lebih dalam daripada REM, di mana aliran darah tidak perlu bergerak ke otak seperti biasanya untuk mengurangi aktivitas. Alih-alih mengalir ke otak, aliran darah tersebut justru bergerak ke arah otot.

"Darah membangun otot dengan nutrisi dan oksigen yang diperlukan untuk memulihkan diri dari olahraga," kata Medley.

Selain itu, hormon pertumbuhan dikeluarkan pada fase tidur lelap tersebut. Hal ini memungkinkan percepatan pemulihan dan pertumbuhan jaringan otot.

"Jadi, ketika kamu kurang tidur setelah sesi olahraga di gym, artinya kamu tidak memberikan waktu yang cukup untuk otot-ototmu memulihkan diri," jelasnya.

Setidaknya kamu membutuhkan waktu tidur sekitar delapan jam per malam untuk mencapai target dan meregulasi metabolisme tubuh.

2. Kurang minum

Secara alami kita akan merasa lebih mudah haus ketika aktif berolahraga. Namun, rajin minum air juga harus kamu praktikkan meski sedang tidak berolahraga.

Leo menjelaskan, tubuh dibuat dari banyak sel. Agar bisa berfungsi dengan baik, sel di tubuh membutuhkan air, baik dari dalam (intraselular) maupun dari luar (ekstraselular).

Kebanyakan orang mengenali dehidrasi dari tingkat kehausan mereka. Namun, ketika kamu merasa haus, tubuhmu sebetulnya sudah mengalami dehidrasi.

"Dehidrasi berdampak buruk pada perasaan, konsentrasi, memori, kondisi kulit, dan skill motorik dasar, serta berdampak pada kemampuan tubuh untuk secara efisien membakar lemak," kata Leo.

Alasan kuat lain untuk cukup minum adalah demi sirkulasi. Darah adalah sistem transportasi tubuh kita dan sangat bergantung pada tingkat hidrasi normal untuk berfungsi dengan optimal.

Konsekuensi dehidrasi adalah darah menjadi kental dan hal itu membuat efektivitas kemampuan transportasinya berkurang.

Singkatnya, jangan lupa untuk rajin minum air. Idealnya 2,5 liter per hari. Ingatlah bahwa air teh, kopi atau squash tidak dihitung.

3. Terlalu banyak HIIT

Latihan Interval Intensitas Tinggi (HIIT) adalah olahraga yang sangat baik. Manager latihan kelompok David Llyod, Marie Graham juga memproduksi HIIT akan semakin populer.

Namun, ketika melakukannya terlalu banyak, lebih dari tiga kali seminggu, ada risiko HIIT menjadi kontraproduktif.

Memaksa tubuh ke intensitas maksimal terlalu sering bisa berdampak pada peningkatan stres.

Hasilnya, tubuh akan memecah kadar hormon kortisol (hormon stress) berlebih yang dapat menghambat kemampuan tubuh mengontrol gula darah, mengatur metabolisme dan meningkatkan peradangan otot. Seluruhnya adalah fungsi vital seseorang yang berolahraga rutin.

4. Kurang makan

Tubuh kita membutuhkan bahan bakar untuk bekerja dan memperbaiki. Bahan bakar tersebut berupa makanan. Namun, ketika asupan kalori kita terlalu rendah, tubuh mungkin merasa kehilangan nutrisi vital untuk membangun massa otot dan membakar lemak secara efisien.

Untuk mencapai penurunan berat badan, kita harus mempertimbangkan defisit kalori (mengkonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dikeluarkan melalui aktivitas harian dan olahraga).

Namun, ketika asupan kalori terlalu rendah, kita akan menghadapi risiko kelaparan. Pada kondisi tersebut, tubuh justru akan menyimpan makanan tersebut dan menyimpan lemak.

5. Melewatkan peregangan

Peregangan dan pergerakan sangatlah penting tidak hanya untuk memaksimalkan hasil olahraga lewat range of motion (ROM), namun juga membantu mengurangi risiko cedera dan dapat meningkatkan performa.

Penggabungan peregangan, pergerakan dan latihan kekuatan bisa membantu meningkatkan dan menjaga keseimbangan postur.

"Tidak hanya membuat olahraga lebih efektif, tapi juga meningkatkan fungsi-fungsi harian," kata Maria.

Peregangan intensitas rendah juga perlu dilakukan pada hari-hari pemulihan. Hal itu akan membuat tubuh pulih sepenuhnya dan membentuk homeostasis hormonal untuk memaksimalkan hasil latihan.

6. Pola makan yang buruk

Pola makan yang buruk tetaplah buruk meskipun telah dicoba diseimbangkan lewat olahraga. Kepala personal trakner di David Llyod, Alistar Crew menjelaskan, pada kondisi-kondisi tertentu kita mungkin tergoda untuk mengkonsumsi makanan tidak sehat.

Namun, hal itu akan kontra produktif sengan latihan kita.

"Kalori yang kita bakar dengan berolahraga sangatlah minimal jika dibandingkan dengan kalori yang masuk ke tubuh kita dari konsumsi makanan buruk tersebut," kata Crew.

Jadi, ketika kita merasa sudah melakukan rutinitas olahraga yang maksimal namun pilihan makan setelahnya buruk (banyak lemak jenuh dan gula), usahamu di gym atau sesi olahraga lainnya akan rusak.

Tentu kamu tidak mau itu terjadi, bukan?

Tipe Pekerjaan yang Membuat Kamu Bahagia

Tipe Pekerjaan yang Membuat Kamu Bahagia

Memiliki pekerjaan yang sesuai passion kamu tentu akan sangat menyenangkan, Bisa memenuhi kebutuhan hidup serta bisa menjalani hal yang disenangi sekaligus. Mungkin ini cita-cita setiap orang. Namun, tidak banyak yang bisa mewujudkannya.

Lalu, jenis pekerjaan apa sebenarnya yang paling tepat dan bisa membuat Anda bahagia?

Untuk menemukan jawabannya, cari tahu jenis pekerjaan yang tepat untuk jenis kepribadian Anda berdasarkan MBTI (The Mayers-Briggs Type Indicator) seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Pekerjaan Waktu Penuh (Full Time)

Di antara jenis pekerjaan lainnya, pekerjaan waktu penuh (full time) tentu menjadi yang paling banyak diminati. Pekerjaan ini dianggap paling “aman” dan bisa menjamin masa depan karena penghasilan dan juga berbagai fasilitas pendukung yang didapatkan dari perusahaan lebih jelas.

Selain itu, pekerjaan full time pada umumnya juga menjanjikan jenjang karier yang lebih jelas. Namun, sebagai pekerjaan tetap yang diharapkan berjalan selama beberapa atau bahkan belasan tahun ke depan, pekerjaan full time memang terbilang membosankan.

Hari-hari yang monoton dan tugas yang pada umumnya itu-itu saja akan membuat Anda merasa bosan dan kurang tertantang. Meski begitu, pekerjaan ini tetap dianggap yang paling ideal dan cocok untuk beberapa tipe kepribadian, seperti:

  • Kepribadian Exraversion, Sensing, Thinking, Judgement (ESTJ)

Memiliki bakat alami sebagai pemimpin, tipe ini memang suka dengan keteraturan dan terbilang konvensional. Dengan kemampuan kerja di atas rata-rata dan juga pengambilan keputusan yang cerdas, tipe ini bisa menjadi pemimpin yang bijak dengan hasil kerja yang memuaskan.

Pencapaian nyata mereka di dalam pekerjaan merupakan kebahagiaan tersendiri untuk mereka. Tipe ini cocok untuk bekerja sebagai pebisnis, staf keuangan, atau manajer.

  • Kepribadian Introversion, Intuition, Thinking, Judgement (INTJ)

Memiliki kecenderungan untuk berpikir logis dan nyaman dengan lingkungan kerja yang stabil, tipe yang satu ini memang cocok untuk pekerjaan full time. Tipe ini pada umumnya menyukai proses analisis dan juga pencarian solusi, bahkan untuk berbagai masalah yang terbilang rumit sekalipun.

Dengan kemampuan tersebut, tipe yang satu ini akan cocok untuk beragam pekerjaan rumit yang berhubungan dengan programming, hukum, riset, dan yang lainnya.

  • Kepribadian Introversion, Sensing, Feeling, Judgment (ISFJ)

Masuk dalam kategori konvensional dengan minat yang tinggi untuk melakukan pelayanan masyarakat, tipe yang satu ini memang menjunjung tinggi tradisi serta hal lainnya yang memberi dampak kebaikan bagi lingkungan.

Tipe ini cocok dengan berbagai pekerjaan yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, seperti bidang keagamaan, kesehatan, atau bahkan pendidikan.

  • Kepribadian Extraversion, Intuition, Feeling, Judgment (ENFJ)

Memiliki kepedulian yang sangat tinggi pada bidang kemanusiaan, tipe yang satu ini memang memiliki kemampuan “bersuara” dan memberikan berbagai pandangan mereka terkait dengan bidang tersebut.

Hal ini membuat mereka cocok untuk menjadi seorang penyintas dan berbagai bidang lainnya yang berkaitan dengan kemanusiaan.

  • Kepribadian Introversion, Sensing, Feeling, Perception (ISFP)

Meski pendiam dan terbilang jarang bersuara, tipe yang satu ini memiliki kemampuan yang baik di bidang tertentu, bahkan yang berkaitan dengan seni. Dengan keunikan ini, mereka biasanya lebih banyak mengekpresikan diri melalui berbagai tindakan dan juga hasil karya.

Tipe yang satu ini sangat cocok untuk bekerja di bidang hukum atau bahkan bidang kesehatan yang melayani masyarakat.

  • Kepribadian Extraversion, Sensing, Feeling, Judgment (ESFJ)

Tipe yang satu ini menyukai keteraturan dan juga menjunjung tinggi loyalitas serta tradisi yang mereka yakini baik bagi lingkungan serta orang-orang di sekitarnya.

Dengan kemampuan dan gairah untuk menciptakan perubahan dan keteraturan, tipe ini akan cocok menjadi tenaga pendidik, serta bekerja di bidang yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat lainnya.

2. Pekerjaan Paruh Waktu (Part Time)

Pekerjaan paruh waktu (part time) akan menjadi pilihan tepat bagi orang yang tidak suka duduk dan bekerja sepanjang minggu di dalam kantor saja.

Pekerjaan yang satu ini memungkinkan Anda untuk bekerja dalam waktu dan tempat yang lebih fleksibel, meskipun sebagian perusahaan tetap memiliki aturan tertentu terkait dengan jam kerja karyawan part time ini.

Dengan kondisi kerja yang seperti ini, hanya sedikit saja orang yang pada umumnya memilih pekerjaan part time, yakni mereka yang bertipe ESTP.

  • Kepribadian Extraversion, Sensing, Thinking, Perception (ESTP)

Nyaman dengan lingkungan yang ramai dan mudah akrab dengan orang-orang baru, tipe yang satu ini memang cocok untuk berbagai pekerjaan paruh waktu (part time).

Pada umumnya, tipe ini senang menikmati pekerjaan yang berhubungan dengan banyak orang dan bahkan yang datang silih berganti sekalipun, seperti tour guide, barista, bartender, dan yang lainnya.

3. Pekerjaan Berbasis Proyek (Project Based)

Pekerjaan yang akrab di telinga dengan sebutan pekerjaan kontrak ini biasanya tidak akan stabil sepanjang waktu. Sebab ada waktu-waktu di mana pekerjaan selesai dan pekerjaan yang baru belum ada.

Ada banyak bidang pekerjaan yang biasa dikerjakan dengan cara ini, seperti bisnis, programming, dan lainnya. Meski tidak tetap dan hanya sebatas kontrak saja, pada umumnya pekerjaan jenis ini melakukan kerjasama dengan pihak lain (perusahaan/perorangan). Tipe INTP menjadi orang tepat untuk jenis pekerjaan yang satu ini.

  • Kepribadian Introversion, Intuition, Thinking, Perception (INTP)

Memiliki bakat alami dalam desain serta berbagai inovasi lainnya, tipe ini memang mampu menganalisa kondisi serta berbagai tantangan di dalam pekerjaan mereka. Pekerjaan yang berhubungan dengan bidang teknik serta sains merupakan pilihan yang tepat untuk tipe yang satu ini.

4. Pekerjaan Lepas (Freelance)

Pekerjaan lepas (freelance) menjadi salah satu jenis pekerjaan yang paling menarik dan belakangan cukup banyak diminati, terutama oleh orang-orang yang tidak suka terikat dengan kantor dan juga jam kerja.

Ada banyak pekerjaan yang sesuai untuk jenis yang satu ini, seperti penulis dan juga programming. Tipe yang cocok untuk pekerjaan ini, antara lain:

  • Kepribadian Introversion, Intuition, Feeling, Perception (INFP)

Tidak menyukai pekerjaan yang penuh aturan dan kaku, tipe ini memang bukan orang yang konvensional.

Pada umumnya tipe ini memiliki kemampuan di bidang tertentu dan dapat menemukan passion mereka di sana, sehingga bisa dijadikan sebagai pekerjaan utama, seperti penulis, pelukis, dan berbagai pekerjaan seni lainnya.


  • Kepribadian Extraversion, Sensing, Feeling, Perception (ESFP)
Tipe yang unik dan terbilang paling ramah di antara yang lainnya, ESFP ini memang tergolong dinamis. Ada banyak bidang pekerjaan yang cocok untuk tipe ini, seperti pendidikan, olahraga, atau bahkan entertainment.

Temukan Pekerjaan yang Tepat dan Sesuai Keinginan

Memilih pekerjaan tentu menjadi hal yang menarik, terutama jika Anda berpikir untuk menemukan pekerjaan yang bisa membuat bahagia.

Hal itu tentu tidak sulit jika Anda meluangkan waktu dan menganalisa apa dan bagaimana pekerjaan yang paling tepat untuk Anda geluti.

Cobalah untuk melihat lebih detail lagi, agar Anda bisa menemukan pekerjaan yang benar-benar membuat Anda bahagia.